Coretan Lilin Kenangan: Workshop Membatik Mahasiswa Pertukaran Universitas Muria Kudus
workshop-membatik-mahasiswa-pertukaran-umk-kenangan-kudus
Workshop Membatik Bersama Mahasiswa Pertukaran Universitas Muria Kudus
Workshop membatik bersama mahasiswa pertukaran dari Universitas Muria Kudus menjadi pengalaman sederhana yang penuh makna. Walau hanya berupa coretan lilin di atas kain, setiap goresan menjadi cara mereka mengabadikan cerita selama berada di Kudus.
Salah satu karya yang menarik adalah kisah Mas Agus, tukang ojek di sekitar UMK yang sering menyapa mahasiswa, bercerita tentang Kudus, bahkan berbagi jajanan. Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa mengabadikan nama Mas Agus dan gambar sepeda motor sederhana dalam karya batik mereka.
“Mas Agus selalu menyapa kami setiap pagi, bercerita tentang Kudus, bahkan ngasih kita jajan gratis. Ini cara kami berterima kasih padanya!”
Tidak hanya Mas Agus, mahasiswa juga menuangkan nama orang-orang yang berkesan, seperti ibu kantin, teman kos, dosen, hingga tempat yang menjadi bagian dari perjalanan mereka di Kudus.
“Walau cuma 2 jam, tapi rasanya setahun di Kudus terkumpul di sini!” Ujar Maya, mahasiswa pertukaran dari Makassar
“Coretan kami jelek, tapi ini kenangan terindah. Bakal aku pajang di kamar!” Ujar Rizki, mahasiswa pertukaran dari Medan
Workshop ini bukan hanya tentang belajar teknik membatik, tetapi tentang mengubah pengalaman menjadi kenangan yang bisa dibawa pulang. Setiap coretan menjadi bentuk apresiasi terhadap orang, tempat, dan cerita yang mereka temui selama berada di Kudus.
“Kami bangga menjadi bagian dari perjalanan kalian di Kudus. Setiap coretan lilin adalah bukti cinta pada kota ini—dari tukang ojek hingga dosen, dari alun-alun hingga kos-kosan. Terima kasih sudah mempercayakan kenangan kalian pada kami!”
Bagi Muria Batik, setiap karya tidak harus sempurna untuk menjadi berharga. Karena terkadang, justru dari coretan sederhana itulah sebuah kenangan menjadi lebih berarti.
Lihat Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak artikel menarik tentang dunia batik