Kolaborasi MPR RI & CPAS: Motif Batik "Gading Patiayam" - Perkenalkan Situs Purba Kudus ke Indonesia!
motif-batik-gading-patiayam-situs-purba-kudus-mpr-ri-cpas
Mengangkat Sejarah Patiayam Lewat Motif Batik “Gading”
Bersama MPR RI Ibu Lestari Moerdijat dan tim CPAS Handini Retno, Muria Batik belajar menggali kekayaan sejarah Situs Purbakala Patiayam. Dari proses tersebut lahirlah inspirasi motif batik “Gading”, yang mengangkat keunikan Situs Patiayam dan keberadaan gajah purba Stegodon.
Situs Patiayam menyimpan berbagai peninggalan penting, mulai dari fosil Stegodon, artefak, alat batu, hingga jejak kehidupan masa lalu. Kekayaan sejarah inilah yang kemudian diterjemahkan ke dalam motif batik sebagai cara untuk mengenalkan Patiayam kepada masyarakat lebih luas.
“Motif Gading khas Kudus yang kita angkat dalam motif batik ini sangatlah unik!”
Inspirasi motif berasal dari gading Stegodon, pola artefak megalitikum, dan unsur peninggalan purba. Melalui batik tulis yang dipadukan dengan teknik cap dan pewarnaan bernuansa alami, cerita tentang Patiayam dituangkan menjadi karya yang memiliki nilai budaya sekaligus visual.
Dalam proses kolaborasi, kami tidak hanya membahas fosil dan peninggalan arkeologi, tetapi juga bagaimana sejarah tersebut dapat diterjemahkan menjadi motif yang mudah dikenal dan dipahami masyarakat.
“Ini cara kita mengenalkan Situs Purbakala Patiayam Kudus kepada orang banyak agar paham bahwa Kudus bukan hanya soal kretek!”
Melalui motif “Gading”, Muria Batik ingin menjadikan batik sebagai media untuk mengenalkan sejarah, menjaga ingatan tentang warisan leluhur, sekaligus memperkenalkan kekayaan Kudus melalui karya kreatif.
“Yuk, kenali sejarah Kudus melalui batik!”
Lihat Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak artikel menarik tentang dunia batik