Motif Batik Kudus yang Tidak Ditemui di Batik Lain

Batik Kudus memiliki ciri yang khas pada motifnya. Motif tersebut terilhami dari budaya serta ikon Kudus. Misalnya batik yang memiliki motif Menara Kudus, Gerbang Kudus Kota Kretek, atau tari kretek.

Sejarah Batik Kudus

Batik Kudus coraknya lebih condong ke batik pesisiran ada kemiripan dengan batik Pekalongan maupun Lasem karena secara geografis Kudus berdekatan. Batik Kudus yang dibuat oleh pengrajin Cina dikenal dengan batik nyonya atau batik saudagaran, yang mempunyai ciri khas kehalusan dan kerumitannya dengan isen-isennya. Dan kebanyakan dipakai oleh kalangan menengah ke atas, motif yang dibuat coraknya lebih ke arah perpaduan antara batik pesisir dan batik mataraman (warna sogan).

Batik Kudus yang dibuat oleh pengrajin asli Kudus atau pribumi dipengaruhi oleh budaya sekitar dan coraknya juga dipengaruhi batik pesisiran.

Motif yang dibuat mempunyai arti ataupun kegunaan misalnya untuk acara akad nikah ada corak Kudusan seperti busana kelir, burung merak dan adapula motif yang bernafaskan budaya Islam atau motif Islamic Kaligrafi. Motif yang bernafaskan kaligrafi karena dipengaruhi sejarah walisongo yang berada di Kudus yaitu Sunan Kudus Syech Dja’far Shodiq dan Sunan Muria Raden Umar Said, corak yang bernafaskan Islam karena pengrajin batik banyak berkembang disekitar wilayah Sunan Kudus atau dikenal dengan Kudus Kulon.

Motif Batik Kudus

Selain itu, ada beberapa motif lain. Misalnya motif parijoto, motif beras kecer, liris cengkih, dan tumpal ukir.

Selain motif yang sifatnya ikonik, batik Kudus juga memiliki kekhasan lain. Di antaranya kekhasan yang dimilikinya yaitu batiknya terkesan rapat akan hasil goresan canting. Hampir setiap sisi kain yang dibatik tidak luput dibatik. Terutama di bagian sela-sela motif, terdapat isen-isen atau motif untuk mengisi kekosongan pada sebuah kain yang dibatik.

Beberapa motif batik yang kini telah ada mampu menyedot banyak peminat, baik dari Kudus sendiri maupun dari luar Kudus. Bahkan tidak jarang wisatawan yang datang dari mancanegara juga ikut menaruh hati terhadap batik Kudus.

Ada dua macam jenis batik yang kini tengah diproduksi. Pertama yaitu batik tulis yang mana proses pembuatannya menggunakan canting. Selain itu batik cap. Keduanya hampir tidak bisa dibedakan saat sudah jadi. Hanya saja, untuk batik tulis memiliki banderol harga lebih mahal karena prosesnya yang cukup lama serta rumit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat
1
Silahkan klik Chat untuk memulai WhatsApp dengan admin Muria batik